Mengapa Amerika Israel Memerangi Iran ? Karena mereka tidak paham agama.

 


Mungkin pernyataan ini kontroversi, mungkin orang bilang tergantung sudut pandang, mungkin tergantung keyaqinan masing masing, mungkin hal ini tidak objektif, mungkin banyak hal lain karena cara pandang atau paradigma masing masing orang tidak sama.

Tapi kalau manusia mau merenungkan segalanya dan mau merenungkan tentang kehidupan dan mengapa agama ada ? dia akan menemukannya dengan lebih baik dan objektif. Hanya saja kebanyakan manusia malas untukm berfikir maksimal dan malas mau belajar lebih jauh terutama tentang keyaqinan mereka dan agama mereka.

Banyak fakta yang ,menunjukkkan bahwa suatu kaum bahkan individu yang kelihatan keras dan bahkan extrim karena keyaqinan kemudia menjadi lunak dan tidak egois setelah mereka belajar lebih jauh tentang agama dan keyaqinannya. Kata orang itu level pemahaman masing masing sesuai dengna pengetahuan dan kesadaran dirinya. Rumus siapa yang kenal dirinya maka dia akan kenal tuhannya itu mutlak benar.

Bagaimana dengan Israel dan Iran ?

1. Mereka beda agama tetapi nabi mereka bersaudara dan satu turunan. Ketika Nabi Muhammad ditanya soal nabi Isa beliau menjawab bahwa dia saudaraku. Memang masih satu turunan Nabi Ibrahim, bapaknya para nabi. Tapi kadang kita sendiri tidak diakui oleh saudara kita yang lain itu wajar dan manusiawi. Kalau dalam Islam diajarkan harus mengakui para nabi sebelumnya bahkan kitabnya, bahkan mereka semua adalah orang yang berserah diri kepada tuhan. Ketika seseorang mau saling menghormati perbedaan maka harusnya rendah hati tidak sombong.



2. Ketika mereka berperang mereka sadar bahwa itu bisa membunuh dan membahayakan banyak orang lain dan masyarakat dunia. Sebaik baik orang yang mengalah dan tidak agresif. Karena semua ciptaan tuhan, artinya meremehkan, merendahkan manusia yang lain bahkan hewan, tumbuhan dan mahluk lain sama saja meremehkan yang menciptakan, apa tidak begitu ?

3. Agama manapun mengajarkan untuk membersihkan hati dari penyakit hati, seperti rasa iri, dengki, sombong, sikap pamer atau flexing , ghibah atau membicarakan kejelekan orang lain, suka menceritakan kebaikan, sifat tidak ihlas dan sebagainya. Termasuk di dalamnya ada kebencian dalam hati karena tuhan akan masuki hari seseorang yang tidak ada penyakitnya.

4. Konsep ketuhanan yang maha esa di Indonesia seperti pancasila adalah kebenaran kalau dipahami secara hakiki. Kemanusiaan yang ihlas berdasar niat tulus berdasar perintah tuhan. Bersatu dengan ihlas karena perintah dan berdemokrasi yang lepad dan bebas tanpa kebencian serta keadilan yang dibangun dengan berketuhanan bukan sekedar kemanusiaan saja.

Beragama artinya dia kenal tuhan dan dia tidak bisa melakukan semua hal tanpa ijinnya dan dia tidak memiliki apapun kecuali amanah dan titipan tuhan termasuk keluarga dan harta. Kekerasan pelecehan dan kebencian termasuk peperangan adalah hal yang dibenci tuhan karena merusak kehidupan. 


Posting Komentar untuk "Mengapa Amerika Israel Memerangi Iran ? Karena mereka tidak paham agama."